Kemampuan berpikir kritis dan metakognitif merupakan keterampilan penting yang perlu dikembangkan dalam proses pembelajaran. Pembelajaran biologi tidak hanya menekankan pada penguasaan konsep, tetapi juga perlu mendorong siswa untuk mampu menganalisis informasi, memecahkan masalah, serta merefleksikan proses berpikirnya selama belajar. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan tersebut adalah Problem Based Learning (PBL) yang menekankan pada pembelajaran berbasis pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis dan metakognitif siswa. Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis dengan analisis kuantitatif yang mengkaji dan menggabungkan hasil penelitian sebelumnya. Data penelitian diperoleh dari 20 artikel nasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2026 dan diakses melalui Google Scholar, SINTA, dan Semantic Scholar. Analisis data dilakukan dengan menghitung nilai effect size menggunakan rumus Cohen’s d untuk mengetahui besarnya pengaruh penerapan PBL terhadap kemampuan berpikir kritis dan metakognitif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai effect size sebesar 1,09 yang termasuk kategori efek tinggi. PBL juga memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan metakognitif siswa dengan nilai effect size sebesar 1,14 yang termasuk kategori efek tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Problem Based Learning efektif digunakan dalam pembelajaran biologi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan metakognitif siswa.
Copyrights © 2026