Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan TikTok yang semakin populer di kalangan mahasiswa dan berpengaruh terhadap cara individu menampilkan identitas di ruang digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk representasi diri mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa angkatan 2023 melalui tren di TikTok. Metode yang digunakan berupa pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi terhadap konten TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok menjadi ruang ekspresi yang lebih bebas dibandingkan kehidupan nyata. Bentuk representasi diri mahasiswa terbagi menjadi dua kategori, yaitu representasi diri ideal dan representasi gaya hidup. Selain itu, ditemukan adanya perbedaan yang cukup signifikan antara identitas yang ditampilkan di dunia digital dan dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena ini dapat dianalisis menggunakan konsep dramaturgi Erving Goffman mengenai panggung depan dan panggung belakang. Dengan demikian, TikTok memiliki peran penting dalam proses pembentukan identitas digital mahasiswa.
Copyrights © 2026