Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS WACANA: REPRESENTASI PERJUANGAN PEREMPUAN DALAM MENGEJAR PENDIDIKAN PADA FILM MARS (MIMPI ANANDA RAIH SEMESTA) Lindawati, Yustika Irfani; Chintanawati, Shelo Mita Nur
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v3i1.35842

Abstract

Perempuan dan pendidikan merupakan dua frasa yang sering diidentikan dengan nilai perjuangan. Kultur patriarkhi yang merebak di masyarakat telah menempatkan perempuan sebagai subjek yang “pantas” untuk dalam memperoleh pedidikan formal yang layak dibanding laki-laki. Perjuangan perempuan dalam memperoleh pendidikan banyak disajikan dalam industry film di Indonesia, diantaranya film MARS (Mimpi Ananda Raih Semesta). Film tersebut menceritakan sosok Tupon dan anaknya bernama Sekar Palupi yang berjuang untuk melawan stereotype masyarakat terhadap perempuan dan pendidikan. Perjuangan mereka dalam memperoleh pendidikan disajikan dalam setiap scene film yang dianalis oleh peneliti menggunakan metode analisis wacana. Peneliti mengumpulkan data melalui dokumentasi dengan cara meng-capture scene film yang sarat akan tanda (signs) untuk dianalis maknanya. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer berupa rekaman film, kemudian ditambah dengan dengan data sekunder berupa informasi yang mendukung penelitian dari berbagai artikel jurnal, media massa maupun buku-buku refrensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film MARS (Mimpi Ananda Raih Semesta) menampilkan bentuk perjuangan perempuan dalam memperoleh pendidikan formal yang layak meskipun di tengah keterbatasan. Banyak tanda (signs) yang ditampilkan pada beberapa scene yang dapat dimaknai memiliki nilai perjuangan dalam pendidikan seperti perjuangan memperoleh biaya pendidikan, perjuangan memenuhi alat belajar anak berupa buku dan pensil, perjuangan mendapatkan beasiswa untuk pendidikan tinggi. Perjuangan yang dilakukan oleh Tupon dan Sekar Palupi dalam memperoleh pendidikan formal juga dapat memberi motivasi kepada para penonton untuk tidak mudah putus asa dalam berjuang memperoleh pendidikan.
PENGARUH ONLINE LEARNING BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA MATA KULIAH TEORI SOSIOLOGI MODERN Kuntari, Septi; Setiawan, Rizki; Lindawati, Yustika Irfani
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 2 (2021): REFLEKSI EDUKATIKA : JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v11i2.5467

Abstract

The purpose of this study is to analyze the effect of online learning based on problem based learning (PBL) on cognitive learning outcomes in modern sociology theory courses.The research method used is an experiment that involves a one group pretest posttest design. The research population is students of sociology education at Sultan Ageng Tirtayasa University. The sample was determined purposively and obtained by 3rd semester students in the modern sociology theory course. The independent variable is PBL-based online learning, while the dependent variable is cognitive learning outcomes. The instrument was tested for construct validity through expert judgment and empirical validation was carried out by testing the instrument on students who had already received material on modern sociological theory. Before being used in experimental research, the data was tested for validity and reliability.The results showed that there was an effect of PBL-based online learning on cognitive learning outcomes, namely through hypothesis testing using a t-test at a significance level of 5%, obtained a t-value of 12.895 in class A and a t-value of 8.547 in class B, with the acquisition of each significance of 0.00 is smaller than 0.05. So, class A used PBL with t count t table (12,8952,048) and class B used PBL with t count t table (8,5472,048). So H0 is rejected, so it can be concluded that PBL-based online learning is able to improve cognitive learning outcomes.
Analisis peran guru dalam proses pembelajaran daring dimasa pandemi Covid-19 Apriansyah, Rifky; Lindawati, Yustika Irfani
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v2i1.206

Abstract

Pembelajaran daring merupakan suatu pembelajaran yang harus dipersiapkan dengan baik dari mulai dari segi perencanaan, pelaksanaan, hingga kepada evaluasi pembelajaran. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan kajian mengenai bagaimana peran guru dalam proses pembelajaran daring dilihat dari proses pembelajarannya. Fokus pada penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran-peran guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan model penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kabupaten Tangerang dengan subjek penelitiannya adalah guru, dan siswa dalam hal ini peneliti melakukan wawancara mengenai beberapa indikator dari peran guru, (1) peran guru sebagai sumber belajar, dalam pembelajaran daring guru memberikan sumber belajar, seperti E-book dan beberapa video pembelajaran (2) peran guru sebagai motivator, guru memberikan motivasi kepada peserta didik (3) peran guru sebagai evaluator, disini guru berperan untuk memberikan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana peserta didik menguasai suatu materi pembelajaran.
PROGRAM STUDENT OF THE MONTH SEBAGAI PROSES HABITUASI NILAI DISIPLIN SISWA Fazriah, Fani Nurul; Lindawati, Yustika Irfani
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 13, No 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v13i2.54535

Abstract

Student of the month is a program dedicated to giving appreciation and awards from the school to the best students with specific criteria. The selection of student of the month is based on the following criteria: (1) The percentage of student attendance in that month is above 90%, (2) Good character, (3) Obeys madrasa regulations, (4) Active in teaching and learning activities and extracurricular activities. This study aims to identify the process of implementing the student of the month program, determine the implementation of the student of the month program at MAN 2 Serang, and assess the impact of the student of the month program on students at MAN 2 Serang. This research is included in the descriptive analysis. This research is qualitative. The collection technique was done through interviews, documentation, and observation. Research subjects in this study were determined purposively, namely the selection of research subjects intentionally by researchers based on specific goals and criteria. The determination of research subjects is based on particular characteristics or characteristics that assess the researcher's subjectivity. The data analysis technique used is the inductive analysis technique. The study results concluded that the student of the month program led to a change in student habits, where there was a change in student behavior patterns, especially in increasing discipline. The sustainability of the program, which is carried out every month, has implications for forming a habitus for students.
The Correlation between the Culture of Islamic Boarding Schools and Student Behavior Lindawati, Yustika Irfani; Siregar, Herlina; Indriyani, Lemi
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol 5 No 3 (2023): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v5i3.2508

Abstract

The focus of the research is to analyze the correlation between the culture of the Salaf Islamic Boarding School and the student behavior in Wewengkon Citorek. The approach used in this research was quantitative research with correlation type of research. Data collection used a questionnaire. Primary data is collected through questionnaires that are distributed directly to respondents. Secondary data obtained from the library, previous research reports, monthly reports of Islamic boarding schools, recapitulation condition of Islamic boarding schools, as well as other supporting data in section administration. Data analysis techniques include validity testing, reliability testing, and hypothesis testing with test criteria. If ρ empirical > ρ table, then reject H0 and accept H1. Likewise, if empirical ρ < ρ table, then reject H1 and accept H0. The population of this study consisted of 1513 students of Wewengkon Citorek from 24 Islamic boarding schools, and the criteria for male students were 1019 and female students were 494. Those samples were counted by a random sampling technique that used the table by Isaac and Michael for an error rate of 5%. Sampling in this study was carried out by the technique of disproportionate stratified random sampling. The total population is 1513, consisting of 1019 male students and 494 female students, so the sample calculation results obtained as many as 307 respondents. The distribution was for male students, as many as 207 respondents, and female students, as many as 100 respondents. The results of this study were as follows: Based on the calculation of the SPSS software version 25, it shows that the calculation of the normality test of the data is normally distributed because the significance value is 0.200, or it can be said that 0.200 ≥ 0.05. The linearity test calculation shows a linear pattern because the significance value is 0.298, or it can be said that 0.298 ≥ 0.05. Based on the correlation test of the Salaf Islamic boarding school culture using the product moment correlation technique, the value is 0.421. It can be said that the null hypothesis (Ho) is rejected, and the research hypothesis (H1) is accepted. The rxy value that has been obtained is 0.421, and it is located between 0.40 – 0.59 in the product-moment correlation index. The results of testing the hypothesis show that there is a positive relationship between the culture of the Salaf Islamic boarding school (X) and the behavior of students (Y) on the strength of the relationship that is moderate or sufficient.
Peran Drama Korea dalam Penguatan Moral Knowing pada Remaja Yulianti, Yulianti; Lindawati, Yustika Irfani
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 8 No. 2 (2023): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v8i2.2210

Abstract

The background of this research is the proliferation of the Korean wave phenomenon, one of the products of the Korean wave that is very much loved by the younger generation in Indonesia is Korean drama. A show can be a medium for transferring knowledge, including the moral knowledge represented by the show. In this study, researchers focused on aspects of moral awareness and perspective taking. These two aspects are very easily influenced by individual external factors such as the social environment, what is heard and seen will be a consideration for someone to think and act. This study used a quantitative method with the research technique used was a survey involving FKIP students as research respondents. The data collection process was carried out using a questionnaire containing 23 questions with a closed question model. The results of this study are in the form of descriptive statistics from the results of processing the questionnaire data that has been carried out by researchers. The discussion explains in more detail the role of Korean dramas in strengthening the moral knowledge of the respondents, who in this case are students, especially in the components of moral awareness and perspective taking. The researcher concluded that Korean drama has a role as a disseminator and socialization process of values, norms, interaction patterns, mindsets, habits, and ethics of South Korean society which will become new moral knowledge for the audience, namely students who are still in the youth category.
Fungsi Orang Tua dalam Mendampingi Pembelajaran Anak Usia Belajar Selama Pandemi Covid-19 Kamelia, Kamelia; Lindawati, Yustika Irfani
MASALIQ Vol 2 No 3 (2022): MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.235 KB) | DOI: 10.58578/masaliq.v2i3.380

Abstract

This study aims to discuss how parents respond to accompanying children in participating in distance learning in the era of the Covid-19 pandemic which is carried out virtually, this aims so that every parent can observe every development in their children and also help monitor the development of achievements owned by children which in the current era of the Covid-19 pandemic can only follow and do learning virtually. In addition, this study also aims to describe how parents respond or views to educational status are carried out virtually. The method used in this study is a qualitative method with the data obtained is descriptive of this type of research to provide a good study Comprehensive and specific related to events or phenomena that occur from everyday life. Parents are one of the subjects that play an important role in supporting children's learning during the Covid-19 pandemic, but the many jobs that require parents to keep working become a deepening in terms of accompanying children when participating in learning, accompanying a child in every day is an obligation for every parent in carrying out his role, at this time the role of parents is very much needed this because parents are the closest members who can exert a very big influence for their children.
Upaya Preventif Guru Sosiologi Dalam Meminimalisir Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga Kaamiliaa, Jihaan; Lindawati, Yustika Irfani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17956

Abstract

Penelitian ini berfokus pada apa peran guru sebagai educator dan among dalam hal meminimalisir kasus KDRT yang terjadi dimasyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi upaya apa saja yang dapat dilakukan guru sosiologi dalam hal mencegah kasus KDRT pada anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan yang terlibat adalah guru sosiologi disekolah SMA. Hasil dari penelitian ini yaitu melihat bahwa upaya apa yang dapat guru sosiologi lakukan dalam hal mencegah KDRT. Pihak sekolah juga menyediakan layanan konseling bersama guru BK untuk siswa yang mengalami KDRT. Guru juga dapat berperan untuk mencegah kasus KDRT seperti dapat menambahkan materi KDRT ke dalam pembelajarannya. Dalam berperilaku, guru sosiologi harus bisa memberikan contoh yang riil untuk siswa mereka, agar bisa menyampaikan dampak apa yang akan mereka dapatkan jika melakukan sesuatu perilaku yang melanggar norma sosial di masyarakat.
Praktik Sosial Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu di Coffee Shop: Studi pada Mahasiswa FKIP UNTIRTA Fatmawati, Diandra; Lindawati, Yustika Irfani
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.5602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa pekerja paruh waktu serta strategi yang mereka gunakan untuk mengelola praktik sosial mereka di dua arena utama, yaitu akademik dan pekerjaan. Mengacu pada teori praktik sosial Pierre Bourdieu, penelitian ini menganalisis keterkaitan antara habitus, modal (ekonomi, sosial, simbolik, dan budaya), serta arena dalam membentuk praktik sosial mahasiswa pekerja paruh waktu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan analisis dokumen terhadap tiga informan utama yang merupakan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang bekerja paruh waktu. Triangulasi data digunakan untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pekerja paruh waktu menghadapi berbagai tantangan, termasuk kesulitan dalam manajemen waktu, kelelahan fisik dan mental, serta keterbatasan dalam berinteraksi sosial di lingkungan kampus.
Perubahan Pola Komunikasi pada Remaja di Desa Sukabares Safitri, Rahmah; Lindawati, Yustika Irfani
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i2.1211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan pola komunikasi remaja di Desa Sukabares, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, akibat penggunaan smartphone. Dalam era globalisasi, media digital telah mengubah cara remaja berinteraksi, dari komunikasi langsung menjadi komunikasi termediasi melalui aplikasi seperti WhatsApp dan Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori interaksionisme simbolik George Herbert Mead sebagai landasan teori, serta teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi. Terdapat 2 golongan informan dalam penelitian ini yaitu informan inti dan informan tambahan yang dimana masing-masing informan inti dan tambahan adalah remaja dan orang tua di desa Sukabares. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi secara langsung yang biasa remaja desa Sukabares lakukan telah termediasi dengan menggunakan smartphone dengan menggunakan aplikasi WhatsApp dan Instagram. Sehingga, hal tersebut memengaruhi cara mereka dalam berinteraksi yang mana tak jarang pula remaja desa Sukabares merasa canggung ketika bertemu langsung dengan teman sebayanya. Meskipun komunikasi daring dianggap praktis, sebagian besar remaja tetap menyukai komunikasi langsung karena lebih jelas dan minim kesalahpahaman. Penggunaan simbol digital seperti emoji, stiker, dan singkatan kata telah menjadi bagian dari komunikasi sehari-hari, namun juga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Selain itu, intensitas penggunaan smartphone juga memengaruhi cara berbicara dan intensitas interaksi langsung. Temuan ini memberikan gambaran bahwa digitalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi remaja di desa, namun komunikasi langsung tetap memiliki nilai penting dalam menjaga kedekatan dan pemahaman antar individu.