Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai model needs assessment yang digunakan dalam mengidentifikasi kebutuhan guna menentukan rancangan terbaik dalam suatu perencanaan program. Needs assessment merupakan proses sistematis yang digunakan untuk menemukan kesenjangan antara kondisi aktual dengan kondisi ideal sehingga dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan model-model needs assessment, seperti model discrepancy, model analisis sistem, model partisipatif, dan model pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap model memiliki karakteristik, kelebihan, dan keterbatasan yang berbeda sesuai dengan konteks penerapannya. Model discrepancy efektif untuk mengidentifikasi kesenjangan, model analisis sistem menekankan hubungan antar komponen, model partisipatif memperkuat keterlibatan pemangku kepentingan, sedangkan model pengambilan keputusan membantu memilih alternatif yang paling sesuai. Dengan demikian, pemilihan model needs assessment yang tepat dapat membantu perancang program dalam menghasilkan rancangan yang lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Copyrights © 2026