Rendahnya aktivitas fisik siswa berdampak pada menurunnya tingkat kebugaran jasmani, ditandai dengan mudahnya mengalami kelelahan akibat minimnya gerak sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi dan tingkat kebugaran jasmani siswa SMA Negeri 1 Sidayu Gresik sebagai dasar evaluasi pembelajaran PJOK. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen Harvard Step Up Test. Sampel penelitian adalah 63 siswa laki-laki kelas X yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan seluruh siswa berada pada kategori kesanggupan kurang dengan nilai Indeks Kesanggupan Beban (IKB) rata-rata 20,26, nilai maksimum 46,22, minimum 4,84, median 17,50, dan standar deviasi 11,70. Temuan ini mengindikasikan daya tahan kardiovaskular siswa masih rendah, sehingga diperlukan pembelajaran PJOK yang lebih terstruktur, inovatif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026