Penelitian ini bertujuan mengembangkan media folklor berbasis satua Bali sebagai media pendidikan karakter di sekolah dasar menggunakan model ADDIE. Studi pendahuluan menunjukkan hanya 12% guru yang pernah memanfaatkan satua Bali secara terencana dalam pembelajaran. Penelitian dilaksanakan di SDN 3 Mengwi, Kabupaten Badung dengan melibatkan 60 siswa kelas IV sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta instrumen observasi karakter. Hasil penelitian menunjukkan media yang dikembangkan memperoleh indeks validitas Aiken's V sebesar 0,87–0,91, skor kepraktisan rata-rata 3,62–3,71 dari skala 4,00, serta terbukti efektif meningkatkan karakter siswa sebesar 28,6% pada kelompok eksperimen. Media folklor berbasis satua Bali layak digunakan sebagai alternatif media pendidikan karakter yang kontekstual dan berbasis kearifan lokal.
Copyrights © 2026