Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan media digital sebagai bentuk inovasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada implementasi Kurikulum Merdeka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis konseptual terhadap berbagai sumber relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS melalui penyajian materi yang lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Penggunaan media digital juga mampu mendorong pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, pengembangan media digital memberikan ruang bagi guru untuk berinovasi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Guru berperan sebagai fasilitator yang dituntut memiliki kompetensi digital dalam merancang dan memanfaatkan media pembelajaran secara efektif. Namun, implementasi media digital masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, kesenjangan akses teknologi, serta rendahnya literasi digital di beberapa lingkungan pendidikan. Dengan demikian, pengembangan media digital dalam pembelajaran IPS merupakan strategi yang relevan dan penting untuk mendukung terciptanya pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berorientasi masa depan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak dalam bentuk kebijakan, pelatihan, dan penyediaan sarana prasarana guna mengoptimalkan pemanfaatan media digital dalam pendidikan.
Copyrights © 2026