Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI, NUMERASI DAN ADAPTASI TEKNOLOGI PADA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI SMP NEGERI 6 POLEWALI Basri, Basri; Rahayu, Ayu; Rahmadani, Fatwa Suci; Wulandari, Erli; Yasmun, Andi Nurunnisa; Akbar, Aidul
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Sipissangngi Volume 3, Nomor 1, Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/sipissangngi.v3i1.3906

Abstract

Pelaksanaan Program Kampus mengajar berfokus pada literasi, numerasi, adaptasi teknologi dan membantu administrasi sekolah agar Pendidikan di daerah, khususnya bagi sekolah-sekolah tertinggal di sisi indikator kinerja Sekolah, akan terus berjalan dan berkembang. Tujuan program ini secara langsung membantu pihak sekolah untuk memberikan pelayanan pendidikan yang optimal sesuai standar pelayanan minimum, kemampuan literasi dan numerasi siswa. Kegiatan dilakukan di SMP Negeri 6 Polewali dengan pendekatan pendampingan terhadap siswa dan guru kelas mata pelajaran terkhusus di kelas VIII. Peran tim dosen sebagai Dosen Pembimbing Lapangan dan mahasiswa sebanyak 4 orang juga membantu dalam pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) di kelas. Pendekatan yang digunakan melalui metode eksperimen. Pelaksanaan Pre-Test dan Pos-test AKM Kelas dilakukan terhadap 15 siswa kelas VIII dengan 2 gelombang. Hasil Observasi menunjukkan terjadi peningkatan minat belajar dan pembiasaan dalam literasi pembelajaran, selain itu dalam hal numerasi juga tercapai peningkatan. Secara umum dengan pendekatan AKM kelas didapatkan peningkatan sebesar 16% khususnya indikator menemukan informasi tersurat pada literasi, sedangkan pada numerasi di indikator sasaran terjadi peningkatan sebesar 5%. Selain itu baik kelas maupun sekolah juga mengalami perubahan signifikan dalam mendukung kenyamanan belajar dan dukungan peningkatan literasi dan numerasi.
Perkembangan Budidaya Rumput Laut dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Kelurahan Bintarore Kabupaten Bulukumba Akbar, Aidul; Anugrah Rusdi, Widya; Ridha, Rasyid; W Suhaeb, Firdaus
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i1.13510

Abstract

Budidaya rumput laut merupakan sektor strategis yang menjadi penggerak perekonomian masyarakat pesisir Bintarore. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan budidaya rumput laut serta menganalisis pengaruhnya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Kelurahan Bintarore, Kabupaten Bulukumba. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan terdiri dari petani rumput laut dan kelompok tani. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya rumput laut di Bintarore berkembang pesat dengan peningkatan jumlah petani, perluasan area budidaya, dan kenaikan produksi sebesar 20–35% per musim panen. Keberhasilan usaha dipengaruhi oleh kualitas perairan, bibit unggul, teknik longline, kelembagaan petani, dan dukungan pemerintah. Secara ekonomi, budidaya rumput laut meningkatkan pendapatan masyarakat sebesar 30–50%, membuka peluang kerja baru, dan menciptakan multiplier effect ekonomi. Proses teknis seperti mabettang turut menentukan kualitas pertumbuhan dan hasil panen. Namun, tantangan berupa metode tradisional, fluktuasi harga, penyakit, serta minimnya pengolahan pascapanen masih membatasi optimalisasi usaha. Budidaya rumput laut secara keseluruhan memberikan kontribusi penting bagi penguatan ekonomi masyarakat pesisir Bintarore.
Implementasi Pendidikan Lintas Budaya dan Relevansinya dengan Kurikulum Merdeka di SMA 1 Polewali Akbar, Aidul; Najamuddin, Najamuddin; Alwi, Alimin
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 8 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i8.4586

Abstract

Indonesia boasts a diversity of backgrounds, social, cultural, biological, and religious backgrounds. For the nation's progress, this diversity can be a source of character values. However, if not handled properly, it can also trigger conflict. Therefore, multicultural education must be instilled from an early age. Multicultural education can be taught in elementary schools. This study examined the implementation of multicultural education and its application to the autonomous curriculum at SMA Negeri 1 Polewali. Documents, observations, and interviews were used to collect data. The data were reviewed after data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the study's findings, SMA Negeri 1 Polewali students are inclusive and diverse. Educators have responded to this diversity by offering a variety of extracurricular activities and using various learning strategies in the classroom. P5 is implemented with the theme of Diversity. Through these aspects, it can be seen that the instillation of multicultural education at SMA Negeri 1 Polewali is not manifested in specific multicultural subjects but in the various activities carried out at the school. This program is also part of the implementation of the Independent Curriculum. Therefore, it can be concluded that the implementation of multicultural education at SMA Negeri 1 Polewali is relevant to the Independent Curriculum.
Pengaruh Penerapan Kurikulum Berbasis Karakter Terhadap Perkembangan Moral Siswa Di SMA 1 Polewali Akbar, Aidul; Ma’shumah Syamsir; Nezha Pangarungan; Romansyah Sahabuddin; Agussalim, Agussalim
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan kurikulum berbasis karakter terhadap perkembangan moral siswa di SMA 1 Polewali. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya moralitas sebagai bagian integral dari pembentukan karakter, serta adanya fenomena bahwa perkembangan moral siswa belum sepenuhnya optimal meskipun kurikulum berbasis karakter telah diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Sampel penelitian terdiri dari 120 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling acak proporsional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan diperkuat dengan observasi serta wawancara terbatas. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, uji prasyarat, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum berbasis karakter berada pada kategori tinggi, demikian pula perkembangan moral siswa. Hasil analisis regresi mengungkapkan bahwa kurikulum berbasis karakter berpengaruh signifikan terhadap perkembangan moral siswa, dengan kontribusi sebesar 44,6%. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran, keteladanan, dan budaya sekolah yang kondusif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua untuk mendukung perkembangan moral siswa secara optimal.
Pengaruh Penerapan Kurikulum Berbasis Karakter Terhadap Perkembangan Moral Siswa Di SMA 1 Polewali Akbar, Aidul; Ma’shumah Syamsir; Nezha Pangarungan; Romansyah Sahabuddin; Agussalim, Agussalim
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan kurikulum berbasis karakter terhadap perkembangan moral siswa di SMA 1 Polewali. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya moralitas sebagai bagian integral dari pembentukan karakter, serta adanya fenomena bahwa perkembangan moral siswa belum sepenuhnya optimal meskipun kurikulum berbasis karakter telah diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Sampel penelitian terdiri dari 120 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling acak proporsional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan diperkuat dengan observasi serta wawancara terbatas. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, uji prasyarat, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum berbasis karakter berada pada kategori tinggi, demikian pula perkembangan moral siswa. Hasil analisis regresi mengungkapkan bahwa kurikulum berbasis karakter berpengaruh signifikan terhadap perkembangan moral siswa, dengan kontribusi sebesar 44,6%. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran, keteladanan, dan budaya sekolah yang kondusif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua untuk mendukung perkembangan moral siswa secara optimal.
Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Sejarah Pada Pokok Bahasan Peristiwa Seputar Proklamasi di kelas XI SMA Negeri 1 Polewali Akbar, Aidul
Attoriolong Vol 24, No 1 (2026): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1. Mengetahui implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah pokok bahasan peristiwa sekitar proklamasi di kelas XI SMA Negeri 1 Polewali. 2. Mengetahui kendala-kendala yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah kelas di Kelas XI SMA Negeri 1 Polewali. 3. Mengetahui partisipasi peserta didik dalam mengimplementasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah pada pokok bahasan peristiwa sekitar proklamasi di kelas XI SMA Negeri 1 Polewali.  (1) Implementasi pendidikan karakter di SMA Negeri 1 Polewali telah terlaksana dengan baik sesuai dengan alur tujuan pembelajaran dan modul pembelajaran yang dibuat oleh guru sejarah: (2) Guru menghadapi  beberapa tantangan, antara lain keterbatasan waktu, lingkungan masyarakat yang kurang mendukung, media elektronik, model pembelajaran, dan evaluasi kurang tepat.; (3) Pendidikan karakter mempunyai dampak positif terhadap keterlibatan peserta didik, dibuktikan dengan karakter yang baik dan ketegasan aturan yang ketat dari pihak sekolah.
Hubungan Filsafat Ilmu Dalam Pembentukan Moralitas Siswa Pada Pendidikan Karakter Akbar, Aidul; Amir , Dwita Aprilla; Syukur , Muhammad; Ahmad, M. Ridwan Said
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.13654

Abstract

Filsafat memiliki posisi yang sangat penting dalam dunia pendidikan, sebab pendidikan tidak dapat dipisahkan dari pembinaan akhlak peserta didik. Pendidikan moral pada dasarnya merupakan upaya pengembangan integritas melalui pendekatan etika dan nilai-nilai akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana filsafat pendidikan berkontribusi dalam membentuk moralitas siswa. Pembahasan mencakup hubungan antara filsafat, pendidikan, dan moralitas; bagaimana pendidikan berperan dalam proses pembentukan manusia; faktor–faktor penyebab munculnya krisis moral pada siswa; serta alternatif solusi untuk mengatasi krisis tersebut. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan menelaah berbagai jurnal nasional dan internasional yang diakses melalui Google Scholar, ScienceDirect, dan ProQuest. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada terwujudnya pribadi yang bermoral. Oleh karena itu, pendidikan moral menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia, karena melalui pendidikan perkembangan moral dapat diarahkan berjalan secara harmonis, sesuai norma, dan sejalan dengan martabat serta nilai kemanusiaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa filsafat memiliki keterkaitan erat dengan pendidikan dan moralitas, serta menegaskan bahwa peran orang tua dan guru sangat diperlukan dalam pembentukan karakter sekaligus penanggulangan krisis moral pada siswa.