Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa kerja kelompok di sekolah dasar belum selalu menunjukkan kolaborasi yang bermakna. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis kooperatif dan kolaboratif dalam mengembangkan kemampuan kolaborasi siswa kelas V SDN 21 Rantau Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 22 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, refleksi siswa, dokumentasi, dan wawancara singkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi LKPD, pembagian peran, diskusi, presentasi, dan refleksi membantu siswa lebih aktif mendengarkan, berbagi tugas, menyampaikan pendapat, dan bertanggung jawab terhadap hasil kelompok. Namun, kolaborasi belum muncul otomatis karena masih terdapat siswa dominan dan siswa pasif. Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi perlu dirancang, dibimbing, dan direfleksikan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026