Penelitian ini bertujuan menganalisis pemerataan pendidikan dasar di Indonesia dengan fokus pada ketimpangan antara sekolah dasar di wilayah perkotaan dan pedesaan melalui pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketimpangan terjadi pada aspek input (ketersediaan guru, sarana prasarana, dan akses teknologi), proses (kualitas pembelajaran dan lingkungan belajar), serta output (capaian literasi-numerasi dan keberlanjutan pendidikan). Faktor penyebab utama meliputi kondisi geografis, distribusi sumber daya yang tidak merata, serta kesenjangan sosial-ekonomi. Dampaknya terlihat pada rendahnya capaian kompetensi dasar dan meningkatnya kesenjangan hasil belajar. Oleh karena itu, diperlukan strategi komprehensif melalui kebijakan berbasis kebutuhan daerah, pemerataan distribusi guru, serta penguatan akses teknologi pendidikan.
Copyrights © 2026