Penelitian dilatarbelakangi oleh fenomena penggunaan second account Instagram di kalangan mahasiswa, khususnya dalam memanfaatkan fitur Close Friends sebagai ruang berbagi yang lebih privat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepercayaan mahasiswa FKIP UNTIRTA dalam penggunaan fitur tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan lima informan dari beberapa program studi yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menerapkan strategi kepercayaan melalui seleksi audiens yang ketat, pengelolaan konten berdasarkan tingkat kedekatan, serta penerapan prinsip timbal balik dalam menjaga kerahasiaan informasi. Kepercayaan juga bersifat dinamis dan berkembang seiring pengalaman interaksi sosial pengguna. Fitur Close Friends tidak hanya berfungsi sebagai sarana teknis, tetapi juga sebagai mekanisme pengaturan batas privasi, pembentukan rasa aman, serta penciptaan ruang komunikasi yang lebih personal. Temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan digital merupakan hasil dari proses sosial yang kompleks dan terus dinegosiasikan dalam interaksi di ruang digital.
Copyrights © 2026