Menurut World Health Organization (WHO), terdapat sekitar 1,3 miliar orang atau 16% dari populasi dunia yang hidup dengan disabilitas signifikan. Di Indonesia, jumlah penyandang disabilitas mencapai 22,97 juta jiwa atau 8,5% dari total penduduk, sementara di Sumatera Utara tercatat sebanyak 22.622 orang. Fakta ini menunjukkan perlunya strategi yang efektif dalam menangani isu disabilitas secara holistik. Rehabilitasi Berbasis Komunitas (CBR) merupakan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas secara melalui pemberdayaan komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSI telah mengimplementasikan lima komponen utama CBR, yaitu kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, sosial, dan pemberdayaan dengan berkolaborasi dengan berbagai mitra ataupun lembaga terkait. Meskipun demikian, terdapat beberapa tantangan seperti kurangnya tenaga profesional, pendanaan, dan sistem evaluasi yang terstruktur, serta stigma yang masih ada di masyarakat.
Copyrights © 2026