Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat ikon kuliner lokal Iwak Basumap sebagai strategi branding Desa Wisata Sangkuliman melalui pendekatan pendampingan partisipatif berbasis uji cita rasa. Kegiatan dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan potensi ikan lokal sebagai produk unggulan desa serta keterbatasan kapasitas masyarakat dalam standardisasi pengolahan dan pengemasan kuliner. Metode pelaksanaan menggunakan desain pelatihan partisipatif yang dipadukan dengan workshop praktik memasak, panel blind test, diskusi reflektif, dan penyusunan rencana aksi selama dua hari. Peserta kegiatan berjumlah sekitar 30 orang yang terdiri dari Pokdarwis, PKK, Karang Taruna, pelaku UMKM kuliner, dan pengelola homestay. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan data preāpost test, keterlibatan aktif dalam proses produksi, serta terbentuknya pemetaan preferensi sensori terhadap lima jenis ikan (patin, haruan, repang, jelawat, dan baung). Uji cita rasa menghasilkan validasi awal produk Iwak Basumap sebagai kandidat ikon kuliner desa, yang kemudian ditindaklanjuti dengan komitmen integrasi ke paket wisata dan menu homestay. Secara keseluruhan, program ini berhasil membangun fondasi penguatan branding kuliner desa melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan kurasi produk berbasis potensi lokal. Ke depan, diperlukan pendampingan lanjutan terutama pada aspek standardisasi, uji pasar, dan strategi pemasaran untuk memperluas dampak ekonomi.
Copyrights © 2026