Era disrupsi dan persaingan global telah mengubah lanskap pendidikan, menuntut lembaga pendidikan Islam untuk berinovasi guna meningkatkan daya saing. Masyarakat kini mengevaluasi pengalaman layanan secara holistik, menjadikan kualitas jasa sebagai faktor penentu. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi dan dampak manajemen kualitas jasa pendidikan dalam perspektif manajemen pemasaran pendidikan Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang mendalam, penelitian ini mengeksplorasi kerangka kerja Total Quality Management (TQM) dan Service Quality (SERVQUAL). Hasilnya menunjukkan bahwa kelima dimensi SERVQUAL (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, empathy) menjadi model efektif yang diperkuat oleh integrasi nilai-nilai Islam seperti amanah, ihsan, dan rahmah. Implementasi ini terbukti tidak hanya meningkatkan kepuasan dan loyalitas stakeholder, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang unggul secara akademis dan spiritual. Dari perspektif pemasaran, kualitas jasa yang konsisten dan autentik berfungsi sebagai investasi strategis untuk membangun ekuitas merek (brand equity). Kualitas menciptakan siklus virtus: pengalaman positif melahirkan kepercayaan, yang memicu loyalitas dan advokasi dari mulut ke mulut.
Copyrights © 2026