Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan penggunaan pati jagung dan pati gandum sebagai additive alami pada sistem lumpur pengeboran berbasis air dengan KCl polymer. Fokus penelitian diarahkan pada pengaruh penambahan kedua bahan tersebut terhadap karakteristik reologi lumpur yang meliputi mud weight, plastic viscosity, yield point, dan gel strength, serta terhadap nilai filtration loss dan ketebalan mud cake. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium dengan empat variasi formulasi lumpur, yaitu lumpur dasar KCl polymer, lumpur dengan penambahan pati jagung, lumpur dengan penambahan pati gandum, serta lumpur dengan kombinasi kedua additive tersebut. Seluruh pengujian dilakukan pada suhu 120°F menggunakan peralatan standar berupa Fann VG Meter, Mud Balance, dan API Filter Press. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan pati jagung dan pati gandum memberikan pengaruh positif terhadap kestabilan lumpur pemboran secara keseluruhan. Pati jagung menunjukkan kinerja lebih baik dalam meningkatkan gel strength hingga 11 lb/100 ft² pada 10 detik dan 3 lb/100 ft² pada 10 menit. Sementara itu, pati gandum lebih efektif dalam menurunkan nilai filtration loss hingga 60 ml. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan pati jagung direkomendasikan untuk peningkatan kestabilan reologi, sedangkan pati gandum lebih sesuai digunakan sebagai pengendali filtrasi sesuai kebutuhan operasi pengeboran lapangan.
Copyrights © 2026