Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual pembelajaran menulis dalam Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Bahasa Indonesia serta mengkaji dampak penggunaan media digital terhadap proses dan hasil pembelajaran menulis. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif-analitis. Sumber data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional, buku akademik, laporan resmi, tesis, dan disertasi yang relevan dengan topik penelitian. Proses analisis meliputi seleksi sumber, pengodean data, kategorisasi tema, dan analisis isi tematik untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konsep pembelajaran menulis dalam Kurikulum Merdeka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memperkenalkan rekonstruksi paradigma pembelajaran menulis yang lebih fleksibel, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Pembelajaran menulis diarahkan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan literasi digital peserta didik. Penggunaan media digital memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar, kreativitas, kolaborasi, serta kualitas hasil tulisan peserta didik. Media digital juga mendukung pengembangan literasi digital dan proses pembelajaran yang lebih interaktif serta relevan dengan tuntutan abad ke-21. Tantangan dalam implementasi pembelajaran menulis berbasis digital meliputi keterbatasan fasilitas, perbedaan kemampuan literasi digital, dan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kegiatan pembelajaran.
Copyrights © 2026