Pendahuluan: Barotrauma merupakan cedera akibat perbedaan tekanan udara di dalam rongga tubuh dengan lingkungan luar, yang berisiko tinggi dialami oleh siswa penerbang TNI AU. Perubahan ketinggian yang cepat selama latihan terbang dapat menyebabkan ketidakseimbangan tekanan pada telinga tengah, sinus paranasal, atau paru-paru. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi leaflet terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku penatalaksanaan barotrauma pada siswa Sekolah Penerbang TNI AU Lanud Adisutjipto. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain one-group pre-test-post-test dilakukan pada 33 siswa penerbang di Skadron Pendidikan 102 dan 105 yang dipilih secara total sampling. Instrumen berupa kuesioner terstandar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Intervensi dilakukan melalui pemberian edukasi menggunakan leaflet. Analisis data menggunakan uji bivariat dengan batas signifikansi p<0,05. Hasil: Setelah intervensi, terjadi peningkatan kategori baik pada pengetahuan (72,7% menjadi 75,8%), sikap (84,8% menjadi 93,9%), dan perilaku (3,0% menjadi 45,5%). Rerata skor perilaku meningkat secara signifikan dari 43,2 menjadi 74,7. Namun, analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan–perilaku (p=0,890), pengetahuan–sikap (p=0,173), dan sikap–perilaku (p=0,103). Simpulan: Edukasi melalui leaflet efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku penatalaksanaan barotrauma pada siswa penerbang, meskipun peningkatan antarvariabel tidak menunjukkan hubungan signifikan. Intervensi edukasi perlu dipadukan dengan praktik langsung dan evaluasi berkala untuk memperkuat perilaku pencegahan.
Copyrights © 2026