Energi terbarukan menjadi salah satu inovasi yang efektif untuk mengatasi keterbatasan energi yang bersumber dari fosil seperti batu bara. Energi biomassa dengan memanfaatkan limbah seperti bonggol jagung menjadi biobriket telah banyak dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan energi oleh konsumen, namun diperlukan kajian yang komprehensif untuk menganalisis dampak lingkungan pada proses produksi biobriket. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak lingkungan pada proses produksi biobriket bonggol jagung dengan perekat tapioka. Metodologi penelitian ini terdiri dari 4 langkah meliputi: definisi tujuan dan ruang lingkup, analisis inventori, analisis dampak lingkungan, dan interpretasi data. Penelitian ini menggunakan 3 impact kategori yaitu marine aquatic ecotoxity, abiotic depletion, dan global warming serta aplikasi openLCA digunakan untuk simulasi analisis dampak lingkungan. Hasil LCA menunjukkan bahwa tahap karbonisasi, terutama penggunaan diesel, berkontribusi signifikan terhadap emisi. Oleh karena itu, perbaikan direkomendasikan, seperti penggantian bahan bakar diesel dengan alternatif yang ramah lingkungan, peningkatan efisiensi energi, dan eksplorasi metode karbonisasi berkelanjutan. Metode LCA digunakan untuk memberikan pandangan komprehensif terkait keberlanjutan biobriket, dengan tujuan memberikan pemahaman mendalam tentang efisiensi dan dampak lingkungan. Implementasi perbaikan diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan keberlanjutan produk.
Copyrights © 2026