Riset berikut memiliki tujuan unuk mengkaji pengaruh latihan plyometric berupa lunge jump dan jongkok jump terhadap peningkatan kewajahan tendangan mawashi geri pada atlet karate FORKI Surakarta. Metode yang dipakai pada riset berikut ialah eksperimen semu atau quasi eksperimental menggunakan desain satu kompok pretest-posttest. Sampel yang di pilih dalam riset berikut sejumah 13 atlet yang di pilih memakai metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kefakatan tendangan mawashi geri dengan bantuan alat ukur stopwatch. Program latihan dilakukan dengan durasi 6 minggu dan berlangsung tiga kali dalam satu minggu. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa ditemukkan peningkatan nilai rerata yang sebelumnya 28,00 pada tahap pretest menjadi 32,54 pada tahap posttest. Uji normalitas juga menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Lebih lanjut, keluaran pengujian hipotesis menggunakan sampel t-test mendapatkan hasil signifikan sejumah 0,000 < 0,05, yang berarti ditemukkan pengaruh yang signifikansi dari perlakuan yang dilakukan. Berdasarkan perolehan tersebut, bisa diambil simpulan bahwasanya latihan lompat lunge plyometric serta jongkok jump ampuh untuk meningkatkan keamatan tendangan mawashi geri pada atlet FORKI Surakarta.
Copyrights © 2026