Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan preferensi jenis acara dan tingkat kepuasan Generasi Z di Bandar Lampung terhadap siaran televisi terestrial pada delapan aspek: kualitas sinyal, gambar, suara, konten, keberagaman konten, panjang jeda iklan, penempatan iklan, dan produk yang diiklankan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan survei terhadap 200 responden Gen Z (lahir 1997-2012) yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan instrumen berupa kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa jenis acara paling sering ditonton adalah acara anak-anak (24,5%), drama (16%), berita (11,5%), serta komedi dan kuliner (masing-masing 8,5%). Tingkat kepuasan tertinggi pada aspek kualitas suara (47,5% puas-sangat puas) dan terendah pada panjang jeda iklan (13,5% puas-sangat puas). Ketidakpuasan paling tinggi justru pada durasi iklan (43,5%) dan penempatan iklan (31%), sementara aspek teknis seperti sinyal, gambar, dan suara menunjukkan ketidakpuasan yang rendah (2,5%-17%). Secara keseluruhan, hasil penelitian mengindikasikan bahwa Generasi Z di Bandar Lampung masih memanfaatkan televisi terestrial sebagai media konsumsi, namun mengalami gangguan akibat panjangnya jeda iklan serta keterbatasan variasi konten. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi lembaga penyiaran untuk meninjau kembali strategi periklanan dan meningkatkan keragaman program yang relevan dengan preferensi generasi muda, serta bagi regulator untuk memperketat pengaturan batas durasi iklan dalam setiap jam siaran.
Copyrights © 2026