Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Preferensi Acara dan Kepuasan Gen Z Bandar Lampung terhadap Siaran Televisi Terestrial Agung Wibawa; Siti Sarohmawati; Prayoga Ardhi Pratama; Gigih Yora Pratama
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): EduTIK : April 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i2.339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan preferensi jenis acara dan tingkat kepuasan Generasi Z di Bandar Lampung terhadap siaran televisi terestrial pada delapan aspek: kualitas sinyal, gambar, suara, konten, keberagaman konten, panjang jeda iklan, penempatan iklan, dan produk yang diiklankan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan survei terhadap 200 responden Gen Z (lahir 1997-2012) yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan instrumen berupa kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa jenis acara paling sering ditonton adalah acara anak-anak (24,5%), drama (16%), berita (11,5%), serta komedi dan kuliner (masing-masing 8,5%). Tingkat kepuasan tertinggi pada aspek kualitas suara (47,5% puas-sangat puas) dan terendah pada panjang jeda iklan (13,5% puas-sangat puas). Ketidakpuasan paling tinggi justru pada durasi iklan (43,5%) dan penempatan iklan (31%), sementara aspek teknis seperti sinyal, gambar, dan suara menunjukkan ketidakpuasan yang rendah (2,5%-17%). Secara keseluruhan, hasil penelitian mengindikasikan bahwa Generasi Z di Bandar Lampung masih memanfaatkan televisi terestrial sebagai media konsumsi, namun mengalami gangguan akibat panjangnya jeda iklan serta keterbatasan variasi konten. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi lembaga penyiaran untuk meninjau kembali strategi periklanan dan meningkatkan keragaman program yang relevan dengan preferensi generasi muda, serta bagi regulator untuk memperketat pengaturan batas durasi iklan dalam setiap jam siaran.
Communicating Food Security: A Comparative Framing Analysis Of Three Local Media Outlets In Lampung Province Vito Frasetya; Nadya Amalia Nasoetion; Prayoga Ardhi Pratama; Roby Rakhmadi
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 13 No. 2 (2025): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/lontar.v13.i2.11394

Abstract

This research examines the role of local media in Bandarlampung in analyzing food security information through framing analysis. As one of Indonesia's food granaries, Lampung Province faces complex food security challenges requiring effective communication strategies. Using Robert N. Entman's framing model, this qualitative study analyzed 487 articles from three local media outlets (Lampung Post, Radar Lampung, and Tribun Lampung) published during January-December 2024. The research employed document analysis, in-depth interviews with nine journalists and editors, and focus group discussions with twelve participants. Findings reveal two dominant themes: agricultural production and commodity price fluctuations. Each media outlet demonstrates distinct editorial approaches, with Lampung Post emphasizing local food sovereignty, Radar Lampung focusing on innovation and modernization, and Tribun Lampung prioritizing farmer welfare impacts. The study identifies structural, professional, and contextual factors influencing framing patterns. Analysis of the controversial regional regulation on grain trade restrictions illustrates how divergent media framing creates fragmented public discourse and influences policy processes. Media framing significantly impacts public understanding and policy formulation regarding food security. This research contributes to framing theory application in local media contexts and provides practical implications for improving food security communication strategies in Indonesia.