Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna berupa alat penabur pupuk padat sederhana guna meningkatkan efisiensi kerja dan mengurangi beban fisik petani di Dusun Kembang Kuning, Desa Banjar Sari, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Permasalahan utama yang dihadapi petani adalah proses pemupukan yang masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lama, tenaga besar, dan menyebabkan keluhan nyeri punggung akibat posisi kerja membungkuk secara berulang. Selain itu, alat penabur pupuk yang tersedia di pasaran dinilai relatif mahal dan sulit dijangkau oleh petani. Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan ini adalah pembuatan dan penerapan alat penabur pupuk padat sederhana berbahan dasar pipa PVC, selang, pegas tarik, handle rem sepeda, dan tas ransel yang mudah diperoleh serta berbiaya rendah. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, perancangan alat, demonstrasi penggunaan, serta pendampingan kepada petani dalam pengoperasian alat di lahan pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani mampu mengoperasikan alat dengan baik dan memberikan respon positif terhadap penerapan teknologi tersebut. Penggunaan alat terbukti mampu meningkatkan efisiensi pemupukan dengan pengurangan waktu kerja sekitar 45% dibandingkan metode manual. Selain itu, alat juga membantu mengurangi intensitas membungkuk dan kontak langsung dengan pupuk sehingga pekerjaan menjadi lebih nyaman dan ergonomis. Biaya pembuatan alat yang relatif murah, yaitu sekitar Rp45.000–Rp55.000 per unit, menjadikan teknologi ini mudah diterapkan dan berpotensi direplikasi pada wilayah pertanian lainnya. Dengan demikian, penerapan alat penabur pupuk padat sederhana dapat menjadi solusi praktis dalam mendukung efisiensi kerja, kemandirian petani, dan praktik pertanian berkelanjutan.
Copyrights © 2026