Kecanduan game online pada remaja merupakan permasalahan yang semakin meningkat dan berpotensi menimbulkan stres yang berdampak pada kesehatan mental, perilaku, serta prestasi akademik. Kondisi ini menjadikan penelitian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi stres akibat kecanduan game online penting untuk dilakukan guna mendukung upaya pencegahan dan intervensi yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi stres kecanduan game online pada remaja. Jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah siswa/i SMP Negeri 3 Dumai, dengan sampel 201 responden menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian meliputi Online Game Playing Intensity Scale untuk mengukur durasi bermain game online, Family Support Questionnaire untuk mengukur dukungan keluarga, Brief Self-Control Scale untuk mengukur kontrol diri, serta Depression Anxiety Stress Scales-42 (DASS-42) untuk mengukur tingkat stres. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara durasi bermain game online dengan stres (p value = 0,222), namun terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan stres (p value = 0,006) dan kontrol diri dengan stres (p value = 0,001). Kesimpulan menunjukkan faktor yang berhubungan dengan stres kecanduan game online pada remaja adalah dukungan keluarga dan kontrol diri.
Copyrights © 2026