Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kepuasan pasien terhadap layanan farmasi dengan kepatuhan dalam menjalani pengobatan di RSUD I.A. Moeis Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 400 pasien rawat jalan dengan penyakit kronis yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner kepuasan layanan farmasi serta Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kepuasan terhadap layanan farmasi dalam kategori puas (86,3%) dan tingkat kepatuhan pengobatan dalam kategori tinggi (92,3%). Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara kepuasan layanan farmasi dengan kepatuhan pengobatan (r = 0,781) dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,610. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara tingkat kepuasan pasien terhadap layanan farmasi dengan kepatuhan dalam menjalani pengobatan di RSUD I.A. Moeis Samarinda. Semakin tinggi tingkat kepuasan pasien terhadap layanan farmasi, maka semakin tinggi pula tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan.
Copyrights © 2026