Articles
Pencegahan Stunting dengan 1000 Hari Pertama Kehidupan di Kampung KB Kota Samarinda Tahun 2019
Dewi Mardahlia;
M. Ardan;
Fahri Guslan Haimin;
Kamelius Liling
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 2 No. 2 (2020): Indonesian Journal of Community Dedication
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Balita merupakan anak dibawah usia lima tahun, sangat memerlukan gizi yang seimbang dan pola asuh yang sesuai karena hal tersebut dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak di masa saat ini dan yang akan datang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan menggunakan media audiovisual dan diskusi. Sasaran pada kegiatan ini adalah kader posyandu. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 3 september 2019 di kampung KB kota Samarinda. Berdasarkan tabel 1 didapatkan bahwa sebelum penyuluhan dilaksanakan kader posyandu memiliki pengetahuan baik sebesar 18 (82%) orang. Stunting bukan hanya menyebabkan pertumbuhan tinggi badan yang terganggu tetapi juga perkembangan otak.
EDUKASI KONTEN PORNOGRAFI DALAM PENGGUNAAN GADGET DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) MEDIKA SAMARINDA
Ferry Fadzlul Rahman;
M. Ardan;
Herni Johan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v26i2.16810
Teknologi tidak dapat dipisahkan dari pembangunan manusia. Remaja telah beradaptasi dengan relatif mudah terhadap tehnologi informasi perilaku pornografi pada remaja laki-laki dan perempuan didorong oleh beberapa factor salah satunya adalah penggunaan internet melalui handpone. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai edukasi konten pornografi dalam penggunaan gadget pada siswa-siswi SMK Medika Samarinda yang diikuti oleh 45 responden. Sebelum dilaksanakan penyuluhan terlebih dahulu melaksanakan Focus Gorup Discussion (FGD) bersama pihak Yayasan dan Kepala Sekolah. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan remaja meningkat setelah dilaksanakan penyuluhan (p=0,001<0,05) dengan rata-rata 5,7 menjadi 6,4. Selain itu juga dihasilkan komitmen bersama dengan pihak stakeholder sekolah mengenai pengawasan penggunaan gadget dilingkungan sekolah.Kata Kunci : Edukasi; Pornografi; Gadget.AbstractTechnology cannot be separated from human development. Adolescents have adapted relatively easily to information technology on pornography behavior in adolescent boys and girls driven by several factors, one of which is the use of the internet via mobile phones. This community service activity aims to increase teenagers' knowledge about the education of pornographic content in the use of gadgets to students of SMK Medika Samarinda, which was attended by 45 respondents. Before the counseling was carried out, a Focus Focus Discussion (FGD) is held together with the Foundation and the Principal. The results showed that the knowledge of adolescents increased after the outreach (p = 0.001 <0.05) with an average of 5.7 to 6.4. Furthermore, there was also a joint commitment with school stakeholders regarding the supervision of the use of gadgets in the school environment.Keywords : Education; Pornography; Gadget.
EFEKTIVITAS INTERVENSI SPIRITUAL MANAGEMENT OF RELAXATION THERAPY (SMARTER) DALAM UPAYA MENCEGAH DEPRESI IBU POSTPARTUM
M Ardan;
Zulkifli Umar;
Abd Kadir;
Dwi Ryan Ariestantia
Sebatik Vol 25 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.517 KB)
|
DOI: 10.46984/sebatik.v25i2.1541
Di Indonesia, 50-70% wanita mengalami sindrom yang berkembang menjadi depresi postpartum dengan variasi sekitar 5% sampai lebih dari 25% setelah melahirkan. Depresi postpartum adalah suatu keadaan seorang ibu merasa sedih, bersalah, dan bentuk depresi umum lainnya dalam waktu lama setelah melahirkan, hal ini dapat menyebabkan ketidakmampuan ibu untuk merawat dirinya dan bayinya, sehingga diperlukan upaya intervensi oleh tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu postpartum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi Spiritual Management of Relaxation Therapy (SMARTER) dalam upaya pencegahan depresi ibu nifas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi-experimental pre-test post-test with control group design yang dibagi menjadi 2 kelompok (17 responden pada kelompok intervensi dan 17 responden pada kelompok kontrol). Hasil uji normalitas data diperoleh data terdistribusi normal, sehingga hasil analisis menggunakan uji t berpasangan menunjukkan bahwa terjadi perbedaan tingkat depresi sebelum dan sesudah intervensi SMARTER pada kelompok intervensi (p-value-0,000) dan control (p-value 0,004), sedangkan hasil analisis menggunakan uji t tidak berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat depresi sesudah intervensi SMARTER antara kelompok intervensi dan kontrol dengan nilai p-value 0,000. Penelitian ini juga dapat memberikan rekomendasi kepada tenaga kesehatan khususnya bidan agar dapat memberikan pelayanan berupa pelayanan asuhan yang komplementer.
PEMANFAATAN LIMBAH SI KULEM (KULIT LEMON) SEBAGAI LILIN AROMATERAPI LEMON PADA IBU HAMIL DALAM MENGURANGI MUAL MUNTAH DIMASA PANDEMIK COVID
RR Nindya Mayangsari;
Rysky Diah Anggraini;
M. Ardan;
Nurhasanah
Jurnal Abditani Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/abditani.v5i2.172
Sampah rumah tangga seperti kulit lemon adalah limbah yang bersifat zat organikyang biasa dianggap tidak berguna lagi dan harus dikelola agar tidak membahayakan lingkungan. Penggunaan limbah seperti kulit lemon ternyata dapat dijadikan sebagai lilin aromaterapi yang bernilai jual tinggi dan bermanfaat dalam mengurangi rasa mual dan muntah yang sering dialami oleh ibu hamil. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan mengedukai ibu hamil dalam mengelola kulit lemon menjadi lilin aromaterapi lemon. Program pengabdian ini diawali sosialisasi kepada pemerintah, kepada ibu hamil serta demonstrasi dan pendampingan kepada 20 ibu hamil selama 4 minggu. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa anggota rumah tangga partisipan telah mengelola sampah kulit lemon dengan baik sehingga meningkatnya semangat dari masyarakat untuk mendampingi dalam pembuatan lilin aromaterapi.
Analisis Fishbone sebagai Implementasi Solusi Penggunaan Tempat Tidur Belum Ideal Rumah Sakit
Zuhrotusy-Syarifah Qurrotu'aini;
M. Ardan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.933
Pelayanan rawat inap memiliki peran yang penting bagi rumah sakit, karena Sebagian besar pendapatan rumah sakit berasal dari pelayanan rawat inap. Mutu pelayanan kesehatan salah satunya dapat diukur dengan melihat tingkat efisiensi rasio antara penggunaan tempat tidur di rumah sakit dengan jumlah pasien yang berkunjung. Untuk menentukan apakah pemanfaatan tempat tidur telah efisien atau tidak, maka Grafik Barber Johnson merupakan interpretasi yang tepat untuk menggambarkan daerah efisiensi penggunaan tempat tidur, berdasarkan dengan empat parameter yaitu Bed Occupancy Rate (BOR), Turn Over Interval (TOI), Bed Turn Over (BTO), dan Averange Length of Stay (ALOS). Maka didapatkan permasalahan pada penelitian ini yaitu belum idealnya penggunaan tempat tidur di rumah sakit. Oleh karena itu, analisis fishbone dilakukan untuk mengidentifikasi akar dari masalah belum idealnya penggunaan tempat tidur. Analisis dilakukan dengan mengobservasi dan analisis yang selanjutnya diklasifikasikan ke dalam beberapa faktor utama yaitu man, methode, material, dan money. Berdasarkan dengan analisis tersebut, salah satu akar permasalahan yang menyebabkan belum idealnya penggunaan tempat tidur adalah karena kurangnya pengetahuan masyarakat terkait dengan penyakit kejiwaan dan SDM yang belum memadai serta kompetensi yang belum optimal. Penggunaan analisis fishbone sangat bermanfaat dan perlu diperhatikan bagi rumah sakit nutuk mengidentifikasi penyebab masalah yang mungkin timbul di kemudian hari.
The Effectiveness of Reloud Model in Increasing Knowledge and Literacy of Health Reproduction’s Adolescents Based on Health Education in Samarinda City
Zulkifli Umar;
M. Ardan;
Dwi Riyan Ariestantia
Poltanesa Vol 24 No 1 (2023): June 2023
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51967/tanesa.v24i1.2408
Reloud aims to foster students' love for reading. Indonesian adolescent sexual reproductive health research states that 10% of those aged 15-24 have had premarital sex, used condoms (49% of women & 27% of men), had unwanted pregnancies 24%, knowing that their friends had abortions ( 23% of girls and 19% of boys) and 15% of them consume alcohol, this is influenced by various factors, one of which is the lack of information about adolescent reproductive health. Literacy in Indonesia is included in the low category (37.32%), so efforts to increase literacy are very urgent to be carried out as an effort to improve the quality of the Indonesian nation's resources. The target population in this study was health-based senior high school students in Samarinda City. The design of this study used a Quasi Experiment with a pre-posttest approach with a control group design. Samples were taken from as many as 3 (three) health-based schools in Samarinda city with a purposive sampling of 60 respondents. Characteristics of the dominant respondent are 16 years old (31.6%), female (65%), and in class X (38.3%). The results of data analysis on differences in the level of adolescent reproductive health knowledge obtained a p-value of 0.826 if no intervention was given, a p-value of 0.153 if given 1 (one) intervention, and a p-value of 0.001 if given 2 (two) Reloud interventions. Of the three groups that described the effectiveness of the Reloud intervention method, it occurred significantly in increasing adolescent knowledge related to reproductive health by a p-value of 0.031 so this method is one that can be applied to adolescents.
PKM Klinik Ramlah Parjib Dalam Meningkatkan Kemandirian Kesehatan Melalui Pelayanan SMARTER dan RCA Patient Safety
M. Ardan;
Ferry Fadzlul Rahman;
Nurhasanah Nurhasanah;
Jihan Patrizia;
Audy Nabilla Caroline;
Razil Rifqi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Klinik merupakan fasilitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan medis dan/atau spesialistik perorangan. BPM/Klinik hanya 14,4% melakukan pelayanan komplementer dan 86,2% belum mengikuti seminar/pelatihan. Sedangkan mitra Klinik Ramlah Parjib, hasil FGD menyebutkan hanya ada 20% tenaga bidan terlatih komplementer sehingga kurang optimal dalam pemberian pelayanan. Pemantauan mitra, 4 dari 10 ibu postpartum cenderung mengalami kecemasan berlebih hingga depresi ringan dan membutuhkan penanganan lanjut agar tidak berdampak lebih luas pada mental Kesehatan Ibu dan Anak. Selain itu, Klinik memiliki korelasi kuat terhadap kebutuhan service excellence yang penerapannya menitikberatkan pada keterampilan, tindakan, tanggung jawab, sikap dari tenaga kesehatan. Kemampuan manajemen budaya Patient Safety juga sangat dibutuhkan dalam mengidentifikasi permasalahan klinik. PkM ini menuju Kemandirian Kesehatan dalam meningkatkan keterampilan pelayananan petugas kesehatan, serta meningkatkan manajemen klinik yang optimal, sehingga yang dicapai dalam jangka panjang 1). Meningkatnya kemampuan keterampilan tenaga kesehatan khususnya para bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan pada ibu postpartum sebagai salah satu indikator dalam mencegah kemungkinan tingkat depresi ibu semakin tinggi/parah pasca persalinan; 2). Meningkatnya pemahaman dan kemampuan manajemen klinik dalam meningkatkan budaya patient safety agar mampu menganalisis masalah menggunakan Root Cause Analysis dengan pendekatan Procalysis Mobile. Hasil luaran Pengabdian pencapaian sementara Rata-rata peningkatan keterampilan mitra setelah dilakukan pelatihan meningkat 91,5% keterampilan pelayanan SMARTER dan 83,3% keterampilan Root Cause Analysis Patient Safety.
The Effectiveness of Reloud Model in Increasing Knowledge and Literacy of Health Reproduction’s Adolescents Based on Health Education in Samarinda City
Zulkifli Umar;
M. Ardan;
Dwi Riyan Ariestantia
Poltanesa Vol 24 No 1 (2023): June 2023
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51967/tanesa.v24i1.2408
Reloud aims to foster students' love for reading. Indonesian adolescent sexual reproductive health research states that 10% of those aged 15-24 have had premarital sex, used condoms (49% of women & 27% of men), had unwanted pregnancies 24%, knowing that their friends had abortions ( 23% of girls and 19% of boys) and 15% of them consume alcohol, this is influenced by various factors, one of which is the lack of information about adolescent reproductive health. Literacy in Indonesia is included in the low category (37.32%), so efforts to increase literacy are very urgent to be carried out as an effort to improve the quality of the Indonesian nation's resources. The target population in this study was health-based senior high school students in Samarinda City. The design of this study used a Quasi Experiment with a pre-posttest approach with a control group design. Samples were taken from as many as 3 (three) health-based schools in Samarinda city with a purposive sampling of 60 respondents. Characteristics of the dominant respondent are 16 years old (31.6%), female (65%), and in class X (38.3%). The results of data analysis on differences in the level of adolescent reproductive health knowledge obtained a p-value of 0.826 if no intervention was given, a p-value of 0.153 if given 1 (one) intervention, and a p-value of 0.001 if given 2 (two) Reloud interventions. Of the three groups that described the effectiveness of the Reloud intervention method, it occurred significantly in increasing adolescent knowledge related to reproductive health by a p-value of 0.031 so this method is one that can be applied to adolescents.
Upaya Peningkatan Pemahaman Petugas Dalam Melaksanakan Ketepatan Waktu Pengembalian Rekam Medis Melalui Analisis Fishbone
Indah Triesna Uyang;
M. Ardan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v4i1.1127
Rekam medis merupakan informasi yang lengkap atau akurat terkait indentitas pasien serta perjalan penyakit yang dialami selama pasien berobat di puskesmas. Pengembalian rekam medis merupakan kegiatan dimana rekam medis pasien yang sebelumnya berada di ruang perawatan dan dikembalikan ke ruang rekam medis. Ketepatan waktu pengembalian rekam medis rawat jalan merupakan masalah pada penelitian ini, dimana untuk pengembalian rekam medis rawat jalan sesuai dengan SPM (Standar Pelayanan Minimal) 1 x 24 jam setelah pasien pulang. Oleh karena itu, identifikasi masalah tersebut dengan menggunakan analisis fishbone untuk mengetahui akar dari masalah pengembalian rekam medis. Analisis dilakukan dengan mengobservasi dan analisis selanjutnya diklasifikasikan ke dalam beberapa faktor yaitu man, method, machine dan money. Berdasarkan analisis tersebut, salah satu akar dari permasalahan yang menyebabkan pengembalian rekam medis tidak tepat waktu adalah penundaan pengembalian rekam medis dan tingkat kedisiplinan petugas masih rendah. Penggunaan analisis fishbone sangat bermanfaat bagi puskesmas dan perlu diperhatikan untuk mengidentifikasi sebuah penyebab yang akan muncul di lain hari.
Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Loyalitas Karyawan di Rumah Sakit Siaga Al Munawwarah Samarinda
Trifosa, Trifosa;
Ardan, M;
Johan, Herni
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30829/jumantik.v10i1.22486
Loyalty and job satisfaction have a significant influence on improving performance so that efforts to improve performance are carried out through increasing job satisfaction. Information shows that the number of employees who stop working at the hospital has increased and decreased by >10% each year. The purpose of this study was to analyze the effect of job satisfaction on employee loyalty at the Siaga Al Munawwarah Hospital Samarinda. This study used a cross-sectional design method with a population of 144 employees and a sample of 103 employees selected through purposive sampling. Data collection was carried out using a questionnaire, then analyzed using simple linear regression. The results of the analysis showed that job satisfaction had a positive and significant influence on employee loyalty, indicated by the p-value (0.000 <0.05). This finding emphasizes the importance of job satisfaction in improving employee loyalty and performance, especially in the health sector.