Latar Belakang: Masalah menyusui pada ibu postpartum seperti puting lecet, bendungan ASI, mastitis, dan produksi ASI yang tidak adekuat masih menjadi faktor utama kegagalan pemberian ASI eksklusif. Banyak kasus tidak terdeteksi sejak dini karena pemantauan yang masih bersifat pasif dan bergantung pada kunjungan tenaga kesehatan. Pendekatan Early Warning System (EWS) dan teknologi mobile health (mHealth) berpotensi membantu deteksi dini masalah laktasi secara lebih cepat dan sistematis. Tujuan: Menelaah secara sistematis bukti ilmiah mengenai efektivitas penggunaan Early Warning System dan aplikasi digital dalam mendeteksi masalah kesehatan ibu serta mendukung keberhasilan menyusui. Metode: Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pencarian artikel dilakukan pada database PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan rentang tahun 2020–2025. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil: Sintesis menunjukkan bahwa penggunaan Early Warning System mampu meningkatkan deteksi dini kondisi klinis pasien dan mempercepat respons tenaga kesehatan. Selain itu, implementasi aplikasi mobile health terbukti meningkatkan pengetahuan ibu, pemantauan kesehatan, serta keberhasilan program kesehatan maternal termasuk menyusui. Kesimpulan: Early Warning System dengan teknologi mobile health berpotensi menjadi strategi inovatif dalam deteksi dini masalah laktasi pada ibu postpartum.
Copyrights © 2026