Penelitian ini berjudul “Dakwah di Dunia Virtual: Strategi Ustadz Abdul Somad Menghadapi Budaya Scroll dan Swipe”. Latar belakang penelitian ini adalah perkembangan media sosial yang telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat menjadi serba cepat melalui budaya scroll dan swipe, sehingga menghadirkan tantangan baru bagi dakwah Islam dalam mempertahankan perhatian audiens di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dakwah yang diterapkan Ustadz Abdul Somad dalam menghadapi karakteristik audiens digital pada platform media sosial, khususnya TikTok. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi digital terhadap konten TikTok Ustadz Abdul Somad, wawancara dengan pengikut aktif media sosial, serta dokumentasi berupa arsip konten dan tangkapan layar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah Ustadz Abdul Somad dalam menghadapi budaya scroll dan swipe mencakup tiga pendekatan utama: (1) strategi sentimental melalui pesan emosional yang menyentuh hati audiens, seperti tema orang tua, keluarga, dan refleksi moral; (2) strategi rasional melalui penyampaian logika singkat (micro-reasoning), argumentasi sederhana, dan bahasa komunikatif yang mudah dipahami; serta (3) strategi indrawi melalui pemanfaatan visual, intonasi khas, humor, dan ilustrasi konkret yang berfungsi sebagai pemicu perhatian awal (scroll stopper). Faktor pendukung keberhasilan dakwah digital ini meliputi kemampuan retorika Ustadz Abdul Somad, adaptasi format konten singkat, relevansi tema dengan kehidupan sehari-hari, serta pemanfaatan karakteristik algoritma media sosial. Penelitian ini membuktikan bahwa strategi dakwah yang adaptif, komunikatif, dan kontekstual mampu menjaga efektivitas penyebaran pesan keislaman di tengah budaya digital yang didominasi oleh perhatian singkat dan konsumsi informasi cepat.
Copyrights © 2026