Penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam bentuk kekerasan menjadi isu serius yang merusak kepercayaan masyarakat terhadap aparat kepolisian. Tindakan kekerasan fisik, ancaman, serta penangkapan yang tidak mengikuti prosedur menandakan kurangnya pengawasan dan penegakan hukum yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penyebab dan dampak dari tindakan tersebut. Temuan analisis menunjukkan bahwa budaya organisasi yang terlalu terbuka, lemahnya pengawasan, dan kurangnya tanggung jawab menjadi faktor utama. Oleh karena itu, perlu dilakukan reformasi melalui peningkatan pengawasan, penegakan hukum, dan peningkatan profesionalisme petugas kepolisian.
Copyrights © 2026