Korupsi merupakan penghambat terbesar dalam pembangunan nasional yang tidak hanya melemahkan ekonomi, tetapi juga merusak nilai moral dan budaya bangsa. Perilaku koruptif sering kali berawal dari pembiasaan tindakan tidak jujur sejak usia dini, seperti mencontek dan plagiarisme di lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila secara konkret pada generasi muda dapat menjadi strategi yang efektif untuk mencegah budaya korupsi. Fokus kajian dalam penelitian ini meliputi proses internalisasi nilai, mekanisme pembelajaran, serta dampaknya terhadap pembentukan sikap dan perilaku antikorupsi. Hasil kajian menunjukkan bahwa seluruh sila dalam Pancasila memiliki relevansi yang kuat dalam membentuk perilaku antikorupsi apabila diimplementasikan dalam tindakan sehari-hari, seperti kejujuran, penghargaan terhadap hak orang lain, dan keadilan. Sinergi antara pendidikan formal, lingkungan keluarga, masyarakat, serta adaptasi literasi digital sangat diperlukan untuk menanamkan nilai-nilai tersebut secara konsisten. Kesimpulannya, implementasi aplikatif nilai-nilai Pancasila terbukti sebagai strategi efektif dalam mencegah budaya korupsi dan mampu mendorong generasi muda untuk tumbuh menjadi agen perubahan yang berintegritas.
Copyrights © 2026