Kesehatan tanaman menjadi aspek krusial dalam menjaga keberlangsungan ekosistem dan keseimbangan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesehatan, tipe, dan tingkat kerusakan tanaman obat non-endemik di Kebun Raya Banua, Kalimantan Selatan. Metode pengukuran menggunakan Nilai Indeks Kerusakan (NIK) dengan kriteria nilai 0-5 untuk menentukan tingkat kesehatan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman obat non-endemik di Kebun Raya Banua umumnya memiliki tingkat kesehatan yang baik dengan NIK berkisar antara 0-5. Hasil Penelitian identifikasi kerusakan menunjukkan bahwa kerusakan tertinggi terjadi pada bagian daun (72%), dengan tipe kerusakan utama adalah perubahan warna daun (53%) dan tingkat keparahan terbesar berkisar antara 01-19% (64%). Identifikasi kerusakan menunjukkan bahwa kerusakan terutama terjadi pada bagian daun, dengan tipe kerusakan dominan berupa perubahan warna. Tingkat keparahan kerusakan cenderung ringan hingga sedang, dengan persentase kerusakan sebesar 01-19%. Penelitian ini memiliki manfaat signifikan dalam memberikan informasi mengenai kondisi kesehatan dan kerusakan tanaman obat non-endemik, yang dapat digunakan sebagai dasar untuk merancang strategi pengendalian dan pencegahan kerusakan tanaman. Upaya-upaya ini penting untuk menjaga keberlanjutan kebun raya dan ketersediaan sumber daya tanaman obat yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026