Al-Qolamuna : Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Vol. 3 No. 2 (2026): Komunikasi dan Penyiaran Islam

Komunikasi sebagai Sarana Membangun Kepercayaan Masyarakat

Ach Rifai (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Apr 2026

Abstract

Communication is a crucial aspect of social life, playing a significant role in building harmonious relationships and fostering public trust. This study aims to analyze the role of communication as a means of building public trust in social life, organizations, and government. The research method used was a qualitative approach with a descriptive approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, while data analysis employed the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that effective, open, honest, and responsible communication can increase public trust in individuals, organizations, and the government. Good communication also contributes to creating harmonious social relations, strengthening social solidarity, increasing public participation, and building a positive image of an institution. Furthermore, professional and humane communication can minimize social conflict and foster social stability in society. In the digital era, communication also faces challenges in the form of the spread of hoaxes and disinformation, which can impact public trust. Therefore, ethical, transparent, and public-interest-oriented communication is necessary to maintain public trust. Thus, communication plays a strategic role as a means of building public trust and creating a harmonious, peaceful, and cooperative social life. Abstrak Komunikasi merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan sosial yang memiliki peranan besar dalam membangun hubungan harmonis dan menciptakan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi sebagai sarana membangun kepercayaan masyarakat dalam kehidupan sosial, organisasi, maupun pemerintahan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif, terbuka, jujur, dan bertanggung jawab mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap individu, organisasi, maupun pemerintah. Komunikasi yang baik juga berkontribusi dalam menciptakan hubungan sosial yang harmonis, memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta membangun citra positif suatu lembaga. Selain itu, komunikasi yang dilakukan secara profesional dan humanis dapat meminimalkan konflik sosial serta menciptakan stabilitas sosial dalam kehidupan masyarakat. Di era digital, komunikasi juga menghadapi tantangan berupa penyebaran hoaks dan disinformasi yang dapat memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi yang etis, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik agar kepercayaan masyarakat dapat terus terjaga. Dengan demikian, komunikasi memiliki peranan strategis sebagai sarana membangun kepercayaan masyarakat dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis, damai, dan penuh kerja sama.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

AQJKPI

Publisher

Subject

Religion Social Sciences

Description

This journal aims to disseminate research results from academics, researchers, and practitioners in the field of Islamic Studies, both in theory and practice. Specifically, this journal invites papers discussing topics such as Islamic Education, Islamic thought, learning in Islamic education, ...