Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lingkungan siswa SMA Kristen Ekklesia Nanga Pinoh melalui edukasi biologi dan budidaya kelulut (Heterotrigona itama), salah satu spesies lebah lokal bernilai ekologis dan ekonomis. Pemilihan topik ini penting karena rendahnya pemahaman siswa terhadap spesies lokal serta belum adanya media pembelajaran kontekstual di sekolah. Metode pelaksanaan mencakup pretest, penyampaian materi melalui presentasi dan video, demonstrasi langsung kotak budidaya kelulut, posttest, serta evaluasi respon siswa. Pretest dan posttest digunakan untuk mengukur peningkatan pengetahuan, sedangkan observasi dan angket digunakan sebagai evaluasi keterlibatan serta penerimaan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata siswa naik dari 6,67 menjadi 9,62 setelah mengikuti edukasi. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap media pembelajaran berbasis spesies lokal, dan seluruh peserta menyatakan kegiatan ini perlu diadakan kembali di sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis pengalaman langsung efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kepedulian lingkungan. Program ini membuka peluang pengembangan kegiatan serupa sebagai media pendidikan lingkungan yang berkelanjutan berbasis potensi hayati lokal.
Copyrights © 2026