Penerapan Building Information Modeling (BIM) 4D pada proyek konstruksi memiliki peran penting dalam meningkatkan akurasi perhitungan volume pekerjaan dan efektivitas pengendalian waktu pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penerapan BIM 4D pada Proyek Pembangunan Gedung Mess PT Kereta Api Indonesia (KAI) guna mendeteksi perubahan volume pekerjaan, keterlambatan, dan percepatan pelaksanaan konstruksi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Pemodelan struktur bangunan dilakukan menggunakan Autodesk Revit 2024 untuk menghasilkan model 3D dan quantity take off pekerjaan struktur, sedangkan penjadwalan proyek dianalisis menggunakan Microsoft Project sebagai dasar integrasi waktu dalam BIM 4D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BIM 4D mampu menghasilkan perhitungan volume pekerjaan yang lebih akurat dibandingkan metode konvensional serta mempermudah visualisasi hubungan antara elemen bangunan dan jadwal pelaksanaan proyek. Integrasi model 3D dengan penjadwalan juga memungkinkan identifikasi lebih awal terhadap potensi keterlambatan dan peluang percepatan pekerjaan, terutama pada jalur kritis proyek. Dengan demikian, penerapan BIM 4D terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi manajemen waktu dan pengendalian volume pekerjaan pada proyek pembangunan gedung serta dapat dijadikan acuan dalam penerapan teknologi BIM pada proyek konstruksi sejenis
Copyrights © 2026