Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan generasi muda mengenai bahaya judi online melalui pendidikan literasi digital di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) yang melibatkan 500 pelajar SMA dan mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan teknik stratified random sampling serta pengukuran menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis melalui uji statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kesadaran sebesar 35,7% dan pengetahuan sebesar 34,3%, serta pengaruh positif dan signifikan pendidikan literasi digital dan konten interaktif terhadap peningkatan kedua variabel tersebut dengan nilai signifikansi p < 0,001 dan koefisien determinasi sebesar 0,789. Simpulan penelitian ini adalah bahwa pendidikan literasi digital efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan generasi muda terhadap bahaya judi online serta berperan penting dalam upaya pencegahan perilaku tersebut di lingkungan digital.
Copyrights © 2026