Agrikultura Masyarakat Tani: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat
Vol 3, No 2 (2026): Maret

Sosialisasi Pemanfaatan Kulit Buah Kopi dan Kotoran Kambing sebagai Pupuk Bokashi di Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung

Rasiska, Siska (Unknown)
Setiawan, Iwan (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2026

Abstract

Kulit buah kopi (Coffea sp.) menjadi salah satu limbah pertanian yang mencemari lingkungan, namun saat ini sudah dikembangkan pemanfaatannya menjadi pakan ternak, pupuk, pestisida organik, dan minuman cascara. Volumenya yang tinggi terutama pada saat panen raya menyebabkan pemanfaatannya sebagai pupuk bokashi menjadi prioritas. Pemanfaatan campuran kulit buah kopi dan kotoran kambing sebagai pupuk bokashi belum banyak diketahui oleh petani, terutama di kawasan perkebunan kopi rakyat Malabar, Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menyosialisasikan manfaat kulit buah kopi dan kotoran kambing yang ditambahkan mikroorganisme lokal sebagai pupuk bokashi dan cara pembuatannya. Pendekatan yang digunakan di dalam kegiatan ini adalah pengabdian berbasis partisipasi petani, peternak kambing dan pemuda karang taruna berjumlah lebih dari 20 orang, yang diselenggarakan pada bulan Agustus hingga November 2024. Penyuluhan tentang potensi kulit buah kopi dan pemanfaatannya, keunggulan campurannya, serta studi kasus keberhasilan pendampingan secara kolaboratif dengan partisipasi berbagai stakeholder, serta cara pembuatan pupuk bokashi campuran kulit buah kopi dan kotoran kambing disampaikan oleh narasumber. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani kopi dan peternak kambing memiliki tingkat partisipasi yang tinggi dengan mengikuti semua kegiatan pengabdian secara antusias terutama dalam upaya pemanfaatan potensi limbah organik menjadi produk yang bernilai guna secara ekonomi. Diskusi yang interaktif terjadi di setiap pertemuan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa tekstur pupuk bokashi campuran kulit buah kopi dan kotoran kambing dengan bioaktivator masih bertekstur kasar, sehingga perlu dilakukan perbaikan proses dekomposisi dengan menambahkan atau menggantikan bioaktivator dan lama fermentasinya.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

agrimasta

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrimasta berdiri pada tahun 2023 dan diterbitkan oleh Divisi Pusat Studi Pengembangan Produk dan Kemitraan (PUSPROMIT), Laboratorium Pestisida dan Toksikologi Lingkungan, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Mengingat pentingnya hasil riset pengembanggan keilmuan maupun terapan untuk ...