Produksi kopi yang tinggi di Kabupaten Kepahiang Bengkulu, menyebabkan limbah kulit kopi yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Di sisi lain, peternak lokal menghadapi tantangan ketersediaan pakan berkualitas yang terjangkau. Tujuan kegiatan : 1). Mentransfer teknologi fermentasi kulit kopi kepada masyarakat mitra, 2). Menghasilkan pakan ternak fermentasi berbasis limbah kulit kopi yang layak pakai, 3). Meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan peternak terhadap pengelolaan limbah dan pakan alternatif. Teknologi yang digunakan adalah fermentasi anaerob kulit kopi menggunakan mikroba seperti EM4 untuk meningkatkan nilai nutrisi. Proses ini terdiri dari tahap pencacahan, inokulasi, fermentasi tertutup, dan pengeringan. Teknologi ini bersifat sederhana, aplikatif, dan berbasis potensi lokal yang memungkinkan adopsi berkelanjutan oleh masyarakat. Melalui pelatihan intensif, pendampingan, dan penyediaan sarana fermentasi sederhana, mitra diharapkan mampu memproduksi pakan fermentasi secara mandiri. Program ini juga membuka potensi ekonomi baru dari sektor limbah pertanian yang selama ini terabaikan.
Copyrights © 2026