Pemborosan waktu proses pada stasiun sterilizer menggunakan pendekatan Lean Manufacturing di PKS Sawit Seberang. Stasiun sterilizer merupakan tahap penting dalam proses pengolahan kelapa sawit karena sangat mempengaruhi efisiensi ekstraksi minyak dan kualitas Crude Palm Oil (CPO). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung serta pengukuran waktu pada setiap aktivitas proses. Metode analisis yang digunakan adalah Value Stream Mapping (VSM) untuk mengidentifikasi aktivitas yang tergolong Value Added (VA), Non Value Added (NVA), dan Necessary Non Value Added (NNVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat aktivitas non value added yang cukup signifikan, seperti waktu tunggu dan keterlambatan proses, yang menyebabkan rendahnya efisiensi produksi. Nilai Process Cycle Efficiency (PCE) yang diperoleh menunjukkan bahwa proses belum berjalan optimal dan masih memerlukan perbaikan. Usulan perbaikan yang diberikan meliputi pengurangan waktu tunggu antar proses, standarisasi prosedur kerja, peningkatan sistem perawatan mesin, serta optimalisasi metode kerja operator. Penerapan konsep Lean Manufacturing diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, mengurangi pemborosan, serta meningkatkan produktivitas perusahaan secara keseluruhan.
Copyrights © 2026