Permasalahan gizi pada ibu hamil dan balita di Desa Genikan masih dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan gizi, keterbatasan variasi konsumsi pangan, serta pemanfaatan pangan lokal yang belum optimal sehingga berpotensi meningkatkan risiko stunting. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi edukatif yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis dalam pengolahan makanan bergizi berbasis bahan lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu melalui edukasi gizi dan demonstrasi pembuatan puding wortel sebagai inovasi pangan lokal. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan gizi, demonstrasi pembuatan puding wortel, serta evaluasi menggunakan pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan pada 20 peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan sebesar 0,40 setelah intervensi, yang mengindikasi peningkatan pemahaman mengenai gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal. Selain itu, peserta menunjukkan respon positif dan kemampuan dalam mempraktikkan pembuatan makanan bergizi berupa puding wortel secara mandiri. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan potensi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu sebagai upaya pendukung pencegahan stunting di masyarakat.
Copyrights © 2026