Usaha obatan tradisional ini cukup potensial sebagai penggerak ekonomi produktif masyarakat daerah tersebut, hal ini dikarenakan banyak dari luar daerah yang memesan langsung. Usaha obatan tradisional untuk penyembuhan penyakit keluarga di masyarakat Desa Serdang mayoritas adalah usaha keluarga yang turun-temurun dan diwariskan, serta setiap keluarga memiliki racikan dan ramuannya tersendiri. Pemahaman masyarakat Karo terhadap pengelolaan sumber daya alam dapat dilihat dari pemanfaatan tumbuhan sebagai unsur pendukung kesejahteraan. Hal ini menarik perhatian untuk dikaji lebih dalam melalui pendampingan usaha dalam proses produksi hingga pemanfaatannya pada penyembuhan penyakit keluarga melalui kolaborasi lintas ilmu yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat menunjukkan produk obat herbal yang dibuat menggunakan bahan yang ada di Tanah Karo, khususnya hasil hutan. Produk kesaya memberikan manfaat yang dapat menyembuhkan perut kembung dan masuk angin. Perpaduan bahan yang ada, diolah dan dibuat serta di konsumsi oleh masyarakat pada umumnya. Selain itu, hasil pengabdian masyarakat, membuat kelompok pengrajin obat tradisional mengerti dan memahami mengelola bisnis kecil, serta terklasifikasinya bahan baku Kesaya yang termasuk bagian dari Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).
Copyrights © 2026