Kemajuan teknologi digital telah memberikan dampak besar terhadap transformasi media pembelajaran di perguruan tinggi, termasuk dalam bidang Pendidikan Teknik Otomotif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan modul elektronik (e-modul) dan buku fisik pada mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif, serta menganalisis pengaruh kedua media tersebut terhadap efektivitas pembelajaran dan kecenderungan preferensi mahasiswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain komparatif dan korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 40 mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Universitas Pendidikan Indonesia, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert empat tingkat, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif dan uji statistik menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-modul lebih mendominasi dibandingkan buku fisik, dengan persentase kategori tinggi sebesar 52%, sedangkan buku fisik berada pada kategori sedang sebesar 46%. Sebanyak 92,5% responden menyatakan bahwa e-modul mempermudah akses belajar tanpa harus membawa banyak buku cetak. Namun, buku fisik tetap dinilai efektif oleh 70% responden, terutama dalam membantu pemahaman materi teori otomotif yang kompleks serta menjaga fokus belajar. Secara umum, e-modul dinilai lebih unggul dalam meningkatkan efektivitas dan minat belajar mahasiswa karena didukung oleh fitur interaktif yang menarik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan media digital sangat sesuai dengan karakteristik mahasiswa generasi Z, meskipun kelebihan buku fisik dalam mendukung pendalaman materi teori tetap perlu dipertimbangkan dalam pengembangan media pembelajaran.
Copyrights © 2026