Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan storytelling terhadap kemampuan siswa kelas II di Sekolah Dasar Negeri Bangunjiwo dalam mempresenatsikan teks narasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan desain quasi-eksperimental. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas II di SD Negeri Bangunjiwo, yang terdiri dari dua kelas, sedangkan sampel penelitian adalah kelas II B, yang terdiri dari 31 siswa dan digunakan sebagai kelas eksperimen dengan penerapan media storytelling. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes. Analisis data dilakukan menggunakan tes prasyarat, termasuk tes normalitas dan homogenitas, diikuti dengan pengujian hipotesis menggunakan Uji T Sampel Independent. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan mempresentasikan teks narasi di kelas eksperimen meningkat dari 66,64 (pretest) menjadi 86,90 (posttest). Sementara itu, di kelas kontrol, terdapat peningkatan dari 60,32 (pretest) menjadi 72,17 (posttest). Berdasarkan hasil uji statistik dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05, dapat disimpulkan bahwa penggunaan storytelling terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menyajikan teks narasi.
Copyrights © 2026