Hipertensi adalah salah satu kondisi jangka panjang yang dapat menyebabkan komplikasi serius, Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun atau lebih. Lansia yang mengalami hipertensi ditandai dengan penurunan fungsi dalam tubuh, selain hipertensi penurunan fungsi dalam tubuh juga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti nyeri punggung, jantung, diabetes melitus, dan kolesterol. Senam hipertensi merupakan salah satu olahraga yang memiliki tujuan untuk mampu melatih dan mendorong kerja jantung untuk bekerja secara optimal sehingga berdampak kepada terjadinya penurunan tekanan darah. Studi kasus ini membahas asuhan keperawatan gerontik pada Tn N, lansia dengan Hipertensi dan diagnosis keperawatan pemeliharaan kesehatan tidak efektif di Padukuhan Bendungan, Sidoagung, Godean, Sleman, Yogyakarta. Pengkajian menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman klien mengenai pentingnya pengelolaan hipertensi. Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi edukasi kesehatan serta senam hipertensi sebagai upaya non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Tujuan: penelitian ini adalah membantu klien dalam menangani hipertensi serta memberikan asuhan keperawatan yang sesuai Metode: Jenis Penelitian yang digunakan adalah studi kasus (case study) dengan pendekatan proses keperawatan, yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, evaluasi keperawatan dan tindak lanjut. Hasil: Menunjukkan adanya peningkatan pemahaman klien mengenai manajemen hipertensi serta peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan tekanan darah. Kesimpulan: Edukasi dalam penelitian ini berhasil meningkatkan pemahaman klien mengenai perawatan hipertensi
Copyrights © 2026