Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kontras dalam sinematografi hitam putih digunakan untuk memperkuat penyampaian emosi tokoh Hana dalam film Jatuh Cinta Seperti di Film-Film (2023) karya Yandy Laurens. Film ini menarik karena menggunakan visual hitam putih bukan sebagai penanda kilas balik, melainkan sebagai strategi estetika untuk merepresentasikan kondisi psikologis tokoh. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis adegan. Landasan teori yang digunakan meliputi teori hitam putih Rudolf Arnheim, teori editing kontras Alexis Van Hurkman, teori film David Bordwell dan Kristin Thompson, serta teori emosi David Krech dan Richard S. Crutchfield. Data dikumpulkan melalui observasi film dan studi pustaka. Dari total 128 scene, tokoh Hana muncul dalam 61 scene, dan delapan scene dipilih sebagai sampel utama analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan kontras melalui lift, gamma, dan gain berfungsi sebagai bahasa visual untuk memperkuat emosi sedih, takut, marah, ragu, dan penerimaan yang dialami Hana. Dominasi bayangan dan midtone gelap menegaskan suasana duka dan penekanan emosi, sedangkan komposisi tonal yang lebih seimbang menunjukkan proses transformasi emosional tokoh.
Copyrights © 2026