Bahasa merupakan alat komunikasi yang penting dalam kehidupan sosial dan pendidikan. Dalam konteks pendidikan, variasi bahasa menjadi aspek yang penting, khususnya bagi mahasiswa yang dipersiapkan sebagai calon pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk variasi bahasa Indonesia yang digunakan mahasiswa Semester Delapan Program Studi Tadris Bahasa Indonesia di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penggunaannya dalam konteks akademik dan pembelajaran Madrasah Ibtidaiyah (MI). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan beberapa variasi bahasa, yaitu ragam formal, ragam nonformal, campur kode, alih kode, dan bahasa gaul. Ragam formal digunakan dalam kegiatan akademik dan praktik pembelajaran, sedangkan ragam nonformal lebih dominan digunakan dalam komunikasi sehari-hari antar mahasiswa. Campur kode dan alih kode terjadi karena pengaruh bahasa daerah serta penggunaan istilah asing dalam komunikasi modern. Penggunaan bahasa gaul dipengaruhi oleh perkembangan media sosial dan budaya digital di kalangan mahasiswa. Faktor-faktor yang memengaruhi variasi bahasa meliputi lingkungan sosial, situasi komunikasi, kebiasaan berbahasa, identitas kelompok mahasiswa, serta tuntutan komunikasi dalam pembelajaran di MI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa variasi bahasa mencerminkan kemampuan mahasiswa calon guru MI dalam menyesuaikan penggunaan bahasa sesuai kebutuhan komunikasi akademik dan pembelajaran.
Copyrights © 2024