Perilaku konsumtif pada mahasiswa merupakan sebuah fenomena umum yang sering terjadi, dimana perilaku ini dapat muncul terlebih pada mahasiswa yang sedang merantau karena telah memiliki otoritas dalam melakukan pengaturan keuangan secara mandiri. Kondisi financial pada mahasiswa rantau dapat mengalami dampak negatif bila perilaku konsumtif muncul tidak terkendali terutama jika sumber dana yang dimiliki terbatas, sehingga perlu adanya tindak pengendalian dengan langkah awal mengenali faktor-faktor yang terlibat. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang terlibat dalam kondisi financial pada mahasiswa rantau penerima KIP-K dengan kecenderungan perilaku konsumtif. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan jenis pendekatan eksploratif melalui observasi terbuka dan wawancara semi terstruktur kepada 3 mahasiswa yang berstatus penerima KIP-K dan sedang merantau juga memiliki kecenderungan perilaku konsumtif, serta dalam proses analisis data penelitian ini menggunakan analisis tematik dan analisis konten. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa faktor-faktor yang terlibat dalam kondisi financial mahasiswa ditentukan berdasarkan latar belakang subjek dan berdasarkan 3 aspek yang terlibat yaitu aspek sosiologis aspek psikologis, serta aspek perilaku. Selain itu, ditemukan juga hubungan antar faktor yang bersifat timbal balik, mempengaruhi secara langsung dan mempengaruhi secara tidak langsung. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menunjukan tidak hanya terbatas dari segi hadirnya faktor saja namun juga bagaimana faktor yang terlibat dapat berinteraksi dengan faktor lainnya yang dari keterhubungannya mampu memberikan kejelasan bentuk keterlibatan pada kondisi financial mahasiswa.
Copyrights © 2026