Penelitian ini mengkaji pengaruh budaya patriarki terhadap munculnya diskriminasi gender serta mengidentifikasi bentuk perlawanan yang dilakukan oleh tokoh-tokoh perempuan dalam serial Anne with an E dalam upaya memperjuangkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan dua jenis data, yaitu dat primer dan data sekunder. Data primer penelitian ini berupa adegan dan dialog dalam serial Anne with an E, sedangkan data sekunder berupa buku, artikel jurnal, dan referensi daring yang relevan. Penelitian ini menerapkan metode analisis kualitatif dengan menggunakan perspektif feminisme liberal Naomi Wolf sebagai kerangka teoritis dalam menafsirkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik budaya patriarki berkontribusi terhadap munculnya berbagai bentuk ketidakadilan gender yang dialami oleh tokoh-tokoh perempuan. Bentuk diskriminasi tersebut tampak dalam beberapa aspek kehidupan, seperti dalam bidang pendidikan, kesempatan kerja, pernikahan, serta kebebasan individu dalam menentukan pilihan hidup. Lebih lanjut, penelitian ini juga menemukan bahwa tokoh-tokoh perempuan dalam serial tersebut menampilkan berbagai strategi perlawanan sebagai respons terhadap ketidaksetaraan yang mereka alami. Bentuk-bentuk perlawanan tersebut diwujudkan melalui peningkatan kesadaran ideologis mengenai kesetaraan gender, pembentukan komunitas yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, kampanye mengenai kebebasan berpendapat dan berekspresi, upaya pembaruan dalam sistem pendidikan, serta dorongan bagi perempuan untuk berpartisipasi secara aktif dalam ranah politik. Temuan ini menunjukkan bahwa representasi gerakan feminisme dalam serial tersebut menjadi sarana untuk menggambarkan perjuangan perempuan dalam menuntut pengakuan hak dan kesempatan yang setara dalam kehidupan sosial.
Copyrights © 2026