Perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang semakin masif di era digital membawa tantangan serius terkait etika dan pola komunikasi generasi muda, khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang merupakan digital native sekaligus generasi produktif. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah edukasi komunikasi digital sehat berbasis partisipatif guna membangun literasi AI dan kesadaran etis penggunaan teknologi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa SMKN 10 Makassar dalam berkomunikasi di ruang digital secara bertanggung jawab. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan edukasi berbasis ceramah interaktif, diskusi kelompok terfokus, simulasi kasus berbasis fenomena nyata, pendampingan berkelanjutan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan metode N-Gain. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipasi peserta sangat tinggi dengan kehadiran mencapai 100%. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta yang signifikan dengan nilai N-Gain sebesar 0,724 dalam kategori tinggi. Peserta juga mampu mempraktikkan keterampilan verifikasi informasi, identifikasi hoaks, dan penggunaan AI secara etis secara mandiri, serta berkomitmen pada Pakta Komunikasi Digital Sehat. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan membantu mengatasi kendala pemahaman dan meningkatkan konsistensi praktik literasi AI di tingkat rumah tangga dan lingkungan sosial siswa. Dengan demikian, edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan siswa SMK dalam komunikasi digital sehat berbasis AI serta berpotensi direplikasi di sekolah vokasi lainnya guna mempercepat pemerataan literasi digital generasi muda Indonesia.
Copyrights © 2026