Latar Belakang: Penggunaan obat golongan Proton Pump Inhibitor (PPI) pada pasien rawat jalan sering disertai dengan pemberian obat lain, sehingga berpotensi menimbulkan interaksi obat. Interaksi obat dapat mempengaruhi efektivitas terapi dan meningkatkan risiko terjadinya efek samping. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi interaksi obat golongan Proton Pump Inhibitor pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Royal Prima Medan tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional retrospektif dengan sumber data berupa rekam medis pasien rawat jalan yang menerima terapi PPI. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan karakteristik pasien, jenis PPI yang digunakan, potensi interaksi obat, tingkat keparahan, serta mekanisme interaksi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 242 pasien, terdapat 75 kasus potensi interaksi obat (30,99%) yang seluruhnya termasuk dalam kategori keparahan moderat. Mekanisme interaksi yang paling banyak ditemukan adalah farmakokinetik (98,67%). Kombinasi obat yang paling sering berpotensi menimbulkan interaksi adalah lansoprazole dengan sukralfat. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa potensi interaksi obat golongan PPI pada pasien rawat jalan masih cukup tinggi. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif apoteker dalam pemantauan terapi serta pengaturan waktu pemberian obat guna meningkatkan keamanan dan efektivitas pengobatan.
Copyrights © 2026