Permasalahan gizi pada kelompok remaja di Indonesia saat ini ditandai dengan adanya beban ganda, yaitu kondisi kekurangan dan kelebihan gizi yang terjadi secara bersamaan. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui edukasi gizi guna meningkatkan pemahaman serta perilaku konsumsi yang lebih sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat pengetahuan siswa mengenai prinsip gizi seimbang melalui metode edukasi interaktif yang dikombinasikan dengan simulasi “Isi Piringku”. Metode yang digunakan adalah pendekatan pre-eksperimental dengan rancangan one group pre-test dan post-test pada 46 siswa SMP Negeri 1 Plandaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 84,78 menjadi 94,35. Selain itu, persentase siswa dengan kategori pengetahuan tinggi meningkat dari 60,8% menjadi 91,3% serta tidak ditemukan lagi siswa dengan kategori pengetahuan rendah setelah intervensi. Penggunaan media visual dan metode simulasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep gizi seimbang. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang bersifat interaktif dapat menjadi strategi promotif yang efektif dalam upaya pencegahan masalah gizi pada remaja. Untuk mencapai dampak jangka panjang, diperlukan keberlanjutan program melalui integrasi ke dalam kegiatan sekolah.
Copyrights © 2026