Studi ini bertujuan untuk menganalisis penentu profitabilitas perbankan menggunakan indikator Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE). Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka publikasi ilmiah untuk periode 2017–2025, dengan fokus pada beberapa bank yang berperan strategis dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Teknik analisis melibatkan sintesis hasil studi sebelumnya untuk mengidentifikasi pengaruh faktor internal dan eksternal. Hasil menunjukkan bahwa faktor internal lebih dominan. Rasio Pinjaman terhadap Simpanan dan Margin Bunga Bersih memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional memiliki dampak negatif yang konsisten, menekankan pentingnya efisiensi operasional. Leverage menghasilkan hasil yang beragam: meningkatkan ROE melalui efek pengganda modal, tetapi menurunkan ROA ketika berlebihan. Faktor eksternal seperti suku bunga cenderung mendukung profitabilitas, sedangkan inflasi menunjukkan dampak yang tidak konsisten. Variabel dummy COVID-19 mengkonfirmasi adanya guncangan struktural yang menekan ROE. Kesimpulan dari studi ini menekankan relevansi teori-teori intermediasi keuangan, efisiensi operasional, struktur modal, dan kebijakan moneter dalam konteks perbankan modern. Implikasinya adalah manajemen bank perlu mengoptimalkan efisiensi dan biaya intermediasi, regulator harus menyesuaikan kebijakan moneter secara adaptif, dan investor perlu mempertimbangkan risiko leverage dan sensitivitas krisis dalam pengambilan keputusan.
Copyrights © 2026